Posted by: Admin | February 3, 2009

Distribusi Pertama Sepatu Untuk Sahabatku

9Proses distribusi sepatu bagi sahabat-sahabat kecil kita sudah dimulai pada hari Sabtu, 31 Januari 2009 yang lalu, dan akan terus berlangsung sepanjang bulan Februari ini. Anak-anak penerima sepatu Sabtu lalu berada di daerah Curug Panjang – Mega Mendung. Mereka adalah murid-murid SD kelas 1-4, berjumlah sekitar 100 orang, yang sebagian besar tidak beralas kaki jika pergi ke sekolah atau hanya memakai sandal sederhana.

Dimulai dengan bernyanyi bersama, adik-adik dengan antusias mendengarkan dongeng musikal yang disampaikan oleh Kak Awam, dan dilanjutkan dengan program menanam pohon bersama, diakhiri dengan pembagian sepatu ke setiap anak.

Acara demi acara berlangsung. Wajah-wajah ceria nan bahagia membuat tim Sepatu Untuk Sahabatku bersemangat membagikan sepatu ke mereka. Ekspresi kegembiraan tidak hanya dimiliki oleh anak-anak penerima sepatu, tetapi juga oleh para orang tua serta bapak ibu guru yang turut hadir saat itu.

Untuk melihat foto-foto pembagian sepatu silahkan klik di sini.

Proses pembagian sepatu akan terus kami laporkan. Saat ini kurang lebih 1.800 sepatu sudah berhasil terkumpul dan kami percaya kekurangan 1.200 akan terpenuhi sampai akhir Februari nanti. Perkembangan pengumpulan sepatu dapat dilihat di sini
Terima kasih untuk semua dukungannya

Terima kasih sudah menghadirkan senyum di wajah anak-anak Indonesia

Terima kasih sudah menjadi SAHABAT ANAK :)

Posted by: Admin | December 20, 2008

3.000 Sepatu Untuk 3.000 Anak Indonesia

poster-sepatu

Posted by: Admin | December 10, 2008

Formulir Kontribusi

Nama Lengkap:

Alamat Lengkap:

Nomor HP:

Email:

Saya ingin menjadi SAHABAT ANAK dengan memberikan dana sebesar Rp______________ untuk ___ pasang sepatu.

Catatan:

Dana dapat ditransfer ke:
BCA a/n Yayasan Kampus Diakoneia Modern
A/C No. 305 300 5001

Mohon untuk mengirimkan Formulir Kontribusi dan Bukti transfer melalui:

Email: sepatuuntuksahabatku@gmail.com atau

Fax: (021) 3193 4172 U.P. Yuli/Sintha

Posted by: Admin | December 10, 2008

Deklarasi Gerakan Sahabat Anak

Gerakan Sahabat Anak mengakui bahwa setiap anak mulia dan berharga, yang memiliki kesetaraan dengan semua manusia.

Gerakan Sahabat Anak menghargai, menghormati, dan memperjuangkan terwujudnya hak-hak dasar anak untuk bertahan hidup, bertumbuh kembang, memperoleh perlindungan, dan berpartisipasi.

Sebagai Sahabat, kami akan memberikan tenaga, pikiran, dan waktu agar setiap anak dapat terpenuhi hak-hak dasarnya tanpa memandang perbedaan suku, agama, warna kulit, dan kelas sosial.

Jakarta, Minggu, 17 Februari 2008

Posted by: Admin | November 25, 2008

Gerakan Sahabat Anak

Sahabat,

Fakta menunjukkan bahwa jumlah anak jalanan di Indonesia kian meningkat. Data terakhir yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan angka 154.861 jiwa. Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA, 2007), hampir separuhnya, yakni 75.000 anak jalanan berada di Jakarta. Sisanya tersebar ke kota-kota besar lainnya seperti Medan, Palembang, Batam, Serang, Bandung, Jogja, Surabaya, Malang, dan Makassar. Angka-angka itu belum mencakup jumlah anak marginal yang sangat rentan untuk menjadi anak jalanan jika tidak ada yang membantu mereka.

1Pengalaman mendampingi anak-anak jalanan di Jakarta memberikan pelajaran yang sangat berharga. Pelajaran tersebut adalah bahwa anak-anak jalanan ternyata lebih membutuhkan seorang SAHABAT yang tulus mengasihi, mendampingi dan menolong mereka mencapai cita-citanya dibanding sekedar uang receh yang mereka terima di jalan. Sesungguhnya anak-anak jalanan ini tetap bersemangat untuk hidup dan berjuang meraih cita-citanya. Namun harus diakui upaya tersebut akan sulit terwujudkan apabila mereka masih harus terus mencari uang di jalan dan tidak punya waktu untuk belajar dan bersekolah. Mimpi kami dan juga mimpi mereka adalah anak-anak berhenti mencari uang di jalan agar dapat belajar dengan tenang dan menikmati masa kanak-kanak mereka yang indah.

Seringkali yang membuat mimpi tersebut makin sulit terwujud adalah kebiasaan masyarakat  yang masih memberikan uang kepada anak-anak jalanan. Kebiasaan memberikan uang kepada anak-anak jalanan adalah sebuah kebiasaan yang sangat tidak mendidik anak-anak ini. Anak-anak jadi malas belajar dan cenderung untuk putus sekolah karena mudahnya memperoleh uang di jalan.

img_0148Sahabat Anak menyadari perlunya ada sebuah gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak untuk membantu anak marginal pada umumnya dan anak jalanan pada khususnya. Karena itu pada tanggal 17 Februari 2008, Sahabat Anak mulai menggaungkan kampanye Gerakan Sahabat Anak – yaitu sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk peduli dan membantu anak memperjuangkan hak-haknya dengan cara menjadi SAHABAT ANAK

Jika saja masyarakat dapat berhenti memberikan uang kepada anak-anak jalanan dan memilih untuk menjadi sahabat anak, maka akan semakin banyak anak-anak jalanan di Jakarta yang dapat meraih cita-citanya tanpa harus berada di jalan.

« Newer Posts

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.